GarudaNKRI.com – Sukabumi, 03 April 2026 – Libur Lebaran 2026 menjadikan Sukabumi sebagai magnet wisata. Ribuan wisatawan memadati pantai Palabuhanratu, Citepus, Cisolok, hingga kawasan Cipanas. Jalanan ramai, pusat kuliner penuh sesak, dan arus kendaraan mengular di jalur utama. Meski begitu, suasana tetap kondusif karena Polres Sukabumi terus berjaga di lapangan, memastikan kelancaran arus lalu lintas dan keamanan wisatawan. Kehadiran aparat menjadi bagian dari semangat Sukabumi Mubarokah: liburan yang aman, nyaman, dan penuh keberkahan.
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Ali Iskandar, sebelumnya mencatat jumlah wisatawan mencapai 325.545 orang dalam periode 21–26 Maret 2026. “Untuk wilayah selatan timur tercatat sekitar 165.133 pengunjung, kemudian selatan barat 131.045 orang, sementara kawasan utara sekitar 29.367 wisatawan,” jelasnya. Lonjakan ini menunjukkan daya tarik Sukabumi semakin kuat, sekaligus menegaskan pentingnya pengelolaan pariwisata yang terintegrasi dengan keamanan dan kenyamanan publik.
Semangat kebersamaan juga tercermin dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD 2027 yang digelar pada 31 Maret 2026 di Bale Pangripta, Bapperida. Forum ini dihadiri sekitar 400 peserta dari unsur perangkat daerah, DPRD, camat, tokoh masyarakat, hingga TP PKK. Tema yang diangkat adalah “Penyiapan Ekosistem Pendukung untuk Penguatan Agroindustri dan Pariwisata”.
Bupati Sukabumi, H. Asep Japar, menegaskan bahwa sektor pariwisata bersama agroindustri akan menjadi motor penggerak ekonomi daerah. “Penguatan kedua sektor tersebut mampu memberikan efek berganda terhadap kesejahteraan masyarakat,” ujarnya. Ia juga menekankan perlunya evaluasi kinerja, sinergi dengan prioritas nasional, serta percepatan penanganan pascabencana.
Sekretaris Daerah, H. Ade Suryaman, memaparkan bahwa dari 6.617 usulan kegiatan Musrenbang desa, disaring menjadi 1.711 usulan prioritas. Mayoritas kebutuhan masyarakat masih terkait infrastruktur permukiman, seperti perbaikan jalan lingkungan, rumah tidak layak huni, dan sistem penyediaan air minum. Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, menegaskan RKPD 2027 harus konsisten dengan RPJMD 2025–2029, dengan pariwisata dan agroindustri sebagai motor ekonomi daerah.
Acara Musrenbang ditutup dengan penandatanganan berita acara serta pemberian penghargaan kepada 17 perusahaan yang taat terhadap ketentuan daerah. Semua ini menjadi bagian dari spirit Sukabumi Mubarokah: membangun dengan kebersamaan, menghadirkan kesejahteraan, dan memastikan wisata serta pembangunan berjalan beriringan dengan keberkahan.













