Sukabumi – Semangat Sukabumi Mubarokah yang Maju, Unggul, Berbudaya dan Berkah terus Dinas PU wujudkan. Oleh karena itu, UPTD PU Wilayah Jampangkulon bersama P3A Mitra Cai UPTD Wilayah IV menggelar rapat koordinasi. Rakor memperkuat sinergi pengelolaan jaringan irigasi, Selasa (6/10/2026).
Perkuat Mekanisme Pelaporan Kerusakan Irigasi
Di sisi lain, UPTD menekankan pentingnya mekanisme pelaporan. Warga harus segera melapor jika menemukan kerusakan jaringan irigasi. Setelah itu, UPTD langsung menangani kerusakan sesuai kewenangan.
Jaga Fungsi Jaringan untuk Pertanian Warga
Akhirnya, kegiatan menjadi upaya meningkatkan koordinasi. Koordinasi melibatkan pengelola teknis dan kelompok pengguna air. Tujuannya menjaga fungsi jaringan irigasi.
Dengan demikian, irigasi mampu mendukung kebutuhan pertanian di Jampangkulon dan sekitarnya. Hal ini menjadi bukti nyata komitmen membangun Kabupaten Sukabumi yang Maju, Unggul, Berbudaya dan Berkah (Sukabumi Mubarokah).
Gotong Royong dan Distribusi Air Proporsional
Kemudian, dari fungsi jaringan tersebut, Rakor membahas tindak lanjutnya. Rakor membahas perawatan saluran irigasi secara berkala. Perawatan tersebut mendorong semangat gotong royong menjelang musim tanam.
Selain itu, Rakor juga membahas pengaturan jadwal distribusi air. Alokasi air harus tertib dan proporsional. Jadi, seluruh kelompok tani mendapat jatah air secara adil.
Pembagian Kewenangan Diperjelas
Selanjutnya, Kepala UPTD PU Wilayah Jampangkulon, Abdul Aziz Bahagia, menjelaskan latar belakang kegiatan. Menurutnya, Rakor merupakan tindak lanjut arahan pimpinan.
Koordinasi juga memperjelas pembagian kewenangan. Seluruh pihak harus memahami tugas pengelolaan irigasi secara jelas.
“Melalui kegiatan, sebagaimana arahan Pak Kadis untuk melakukan pembinaan sekaligus rekonsiliasi antara UPTD dan Mitra Cai semakin baik, terutama dalam pemeliharaan jaringan irigasi,” ujar Abdul Aziz.
Akhirnya, UPTD dan P3A Mitra Cai berkomitmen membangun komunikasi efektif. Kerja sama tersebut menjaga jaringan irigasi tetap optimal untuk pertanian warga Jampangkulon.














