Pembangunan Jembatan Kompa Cicurug Permanen Dukung Akses Warga Parungkuda

banner 468x60

SUKABUMI, – Pemerintah Kabupaten Sukabumi kembali menghadirkan infrastruktur baru. Dinas Pekerjaan Umum memulai pembangunan Jembatan Kompa di Kecamatan Parungkuda. Proyek ini menjadi bagian dari semangat Sukabumi Mubarokah yang Maju Unggul Berbudaya dan Berkah.

Kegiatan pembangunan resmi dimulai pada hari Selasa 15 September 2026 pukul 10.00 WIB. Lokasi pengerjaan berada di ruas jalan Kompa-Cipangulaan Desa Kompa Kecamatan Parungkuda Kabupaten Sukabumi. Jembatan ini menjadi akses penting bagi warga Parungkuda, Cicurug, dan Cidahu.

banner 336x280

Dinas PU Mulai Bangun Jembatan Kompa Lebar dan Permanen

Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sukabumi melalui Unit Pelaksana Teknis Daerah UPTD PU Jembatan Kompa langsung bergerak di lapangan. Tim konstruksi mulai melakukan persiapan dan pengerjaan awal.

Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sukabumi melalui Unit Pelaksana Teknis Daerah UPTD PU Jembatan Kompa pada ruas jalan Kompa-Cipangulaan di Desa Kompa, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi mulai mendapat penanganan pembangunan dengan konstruksi yang lebih lebar dan permanen.

Sebelumnya jembatan ini memiliki keterbatasan lebar. Hal itu sering menghambat kelancaran lalu lintas. Oleh karena itu Dinas PU merancang pelebaran agar akses masyarakat semakin lancar. Kemudian konstruksi baru juga akan lebih kuat dan tahan lama.

Dengan demikian kehadiran jembatan baru ini akan mendukung mobilitas warga. Aktivitas ekonomi juga akan semakin cepat. Selanjutnya masyarakat tidak perlu lagi khawatir saat melintas di atas jembatan.

Lebar Jembatan Naik Dari 3,8 Meter Menjadi 5,50 Meter

Salah satu fokus utama pembangunan adalah pelebaran jembatan. Dinas PU menambah lebar di kedua sisi agar kendaraan bisa melintas lebih aman.

Jembatan yang sebelumnya memiliki ruang bebas sekitar 3,8 meter itu akan diperlebar menjadi 5,50 meter untuk mendukung akses masyarakat di wilayah Parungkuda dan sekitarnya.

Kepala UPTD Pekerjaan Umum Wilayah III Cicurug Asep Saepuloh menjelaskan detail teknis pelebaran tersebut. Ia memastikan pekerjaan dilakukan sesuai gambar rencana.

“Warga Kecamatan Parungkuda, Cicurug, dan Cidahu Kabupaten Sukabumi telah mulai ada kegiatan pembangunan Jembatan Kompa pada ruas jalan Kompa-Cipangulaan. Tepatnya lokasi tersebut di Desa Kompa Kecamatan Parungkuda,” ujar Asep Selasa 15 September 2026.

Asep menjelaskan, pembangunan jembatan tersebut dilakukan dengan pelebaran pada kedua sisi. Bagian kanan jembatan akan ditambah sekitar 1 meter, sedangkan sisi kiri sekitar 1,5 meter.

“Jembatan tersebut akan dilebarkan ke sebelah kanan sekitar 1 meter dan ke kiri 1,5 meter dengan ruang bebas jembatan 5,50 meter, yang asalnya hanya 3,8 meter,” katanya.

Penambahan lebar ini membuat jembatan mampu menampung dua arah kendaraan. Oleh karena itu kemacetan bisa berkurang. Kemudian pengendara roda dua dan roda empat juga lebih aman saat berpapasan.

Lantai Jembatan Gunakan Beton Bertulang

Selain pelebaran, Dinas PU juga mengganti total konstruksi lantai jembatan. Material lama dinilai sudah tidak layak dan sering rusak.

Selain pelebaran, pembangunan juga mencakup perubahan konstruksi lantai jembatan. Menurut Asep, lantai jembatan lama menggunakan papan kayu yang dilapisi beton dengan besi tulangan sederhana, sehingga pada beberapa bagian mengalami kerusakan.

“Nantinya lantai jembatan menggunakan beton bertulang,” ujarnya.

Penggunaan beton bertulang membuat struktur jembatan lebih kokoh. Dengan begitu jembatan bisa menahan beban kendaraan berat. Selanjutnya usia pakai jembatan juga akan lebih panjang.

Pembangunan Jembatan Kompa ini Dinas PU percayakan kepada CV Makmur Jaya sebagai mitra pemerintah. Nilai pekerjaan mencapai Rp3.153.896.855,00.

Pengawasan Ketat Agar Hasil Sesuai Rencana

Dinas PU menempatkan konsultan pengawas di lapangan. Tim pengawas bertugas memastikan kontraktor bekerja sesuai dokumen.

Asep mengatakan, selama proses pembangunan berlangsung, pekerjaan akan diawasi oleh konsultan pengawas agar pelaksanaan sesuai dengan gambar rencana dan dokumen pekerjaan yang telah ditetapkan.

“Diharapkan konsultan pengawas akan mengarahkan kontraktor dengan baik dan tegas sehingga gambar rencana dan BOQ-nya dapat terealisasi dengan baik, sehingga tidak terjadi persoalan konstruksi ke depannya,” katanya.

Dengan pengawasan yang ketat maka kualitas pekerjaan akan terjaga. Oleh karena itu masyarakat bisa mendapatkan infrastruktur yang benar-benar bermanfaat.

Manfaat Jembatan Permanen Untuk Akses dan Ekonomi Warga

Dinas PU menargetkan jembatan ini selesai tepat waktu. Setelah jadi maka jembatan akan memberikan dampak besar bagi masyarakat.

Menurut Asep, keberadaan jembatan permanen tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat yang menggunakan jalur Kompa-Cipangulaan.

“Kehadiran jembatan permanen ini diharapkan dapat memperlancar akses warga, mempercepat distribusi hasil pertanian, serta meningkatkan keselamatan pengguna jalan di jalur Kompa–Cipangulaan,” ujarnya.

Pernyataan itu menunjukkan bahwa pembangunan infrastruktur berdampak langsung. Petani bisa mengirim hasil panen lebih cepat. Pelajar dan pekerja juga bisa sampai tujuan lebih aman.

Dukungan Penuh Dari Pemdes dan Tokoh Masyarakat

Pemerintah Desa Kompa dan tokoh masyarakat menyambut baik pembangunan ini. Mereka siap membantu agar proses berjalan lancar.

Sementara itu, Kepala Desa Kompa, Yulianti, menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Sukabumi dan Dinas Pekerjaan Umum atas pembangunan infrastruktur tersebut.

Ia berharap masyarakat dapat mendukung selama proses pengerjaan berlangsung agar pembangunan berjalan lancar sesuai waktu yang telah ditentukan.

Di sisi lain, tokoh masyarakat Desa Kompa, Surya, mengatakan masyarakat mendukung pembangunan Jembatan Kompa karena menjadi akses yang dinantikan warga. Ia bersama unsur lembaga desa dan masyarakat ikut berkoordinasi untuk membantu kelancaran pekerjaan, termasuk pengaturan lalu lintas selama proses pembangunan berlangsung.

“Intinya masyarakat, tokoh masyarakat, LKD, kami semua stakeholder memang harus menjaga pekerjaan ini, karena jembatan ini memang didambakan oleh masyarakat,” ujar Surya.

Menurut Surya, Jembatan Kompa memiliki peran penting sebagai akses alternatif bagi masyarakat, termasuk mendukung aktivitas warga dan kegiatan ekonomi di wilayah sekitar.

Ia juga berharap pembangunan jembatan dapat berjalan lancar hingga selesai, serta ke depan fasilitas pendukung seperti penerangan jalan dapat turut diperhatikan demi keamanan pengguna jalan.

“Dengan dibangunnya kembali Jembatan Kompa, masyarakat berharap konektivitas antarwilayah di Kecamatan Parungkuda semakin baik dan akses warga menjadi lebih lancar,” pungkasnya.

Semangat Sukabumi Mubarokah mendorong semua pihak bekerja sama. Dengan begitu pembangunan infrastruktur di Kabupaten Sukabumi akan terus maju dan berkah.

banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *