CILACAP – Keselamatan nelayan harus menjadi perhatian utama dalam upaya memperkuat sektor kemaritiman nasional. Berangkat dari semangat tersebut, Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, Dr. Hj. Novita Wijayanti, S.E., M.M., bersama Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) Kementerian Perhubungan, Dr. Triono, S.Pel., M.M., menyerahkan bantuan life jacket secara langsung kepada para nelayan di Kabupaten Cilacap.
Penyaluran bantuan tersebut merupakan bentuk sinergi antara DPR RI dan Kementerian Perhubungan dalam meningkatkan perlindungan bagi nelayan yang setiap hari menghadapi berbagai risiko saat mencari nafkah di laut.
Selain membagikan perlengkapan keselamatan, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi untuk menanamkan budaya keselamatan pelayaran di kalangan masyarakat pesisir.
Novita Wijayanti menegaskan bahwa negara memiliki tanggung jawab untuk memastikan para nelayan dapat bekerja dengan aman. Menurutnya, perhatian terhadap keselamatan nelayan merupakan bagian penting dalam menjaga keberlanjutan sektor perikanan dan ketahanan pangan nasional.
“Nelayan adalah garda terdepan dalam menjaga ketahanan pangan nasional. Karena itu, negara harus hadir tidak hanya melalui kebijakan, tetapi juga dengan memastikan mereka memiliki perlindungan dan sarana keselamatan yang memadai,” ujar Novita.
Kader Partai Gerindra yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto itu menilai, penggunaan alat keselamatan saat melaut tidak boleh lagi dipandang sebagai pelengkap, melainkan menjadi kebutuhan utama yang harus dibiasakan dalam setiap aktivitas pelayaran.
Sebagai Anggota Komisi V DPR RI yang membidangi sektor perhubungan, Novita juga mengajak seluruh nelayan untuk selalu mengenakan life jacket setiap kali melaut.
Menurutnya, langkah sederhana tersebut dapat mengurangi risiko kecelakaan di laut sekaligus menyelamatkan nyawa para nelayan.
“Saya mengajak para nelayan untuk selalu menggunakan alat keselamatan setiap kali melaut. Langkah sederhana tersebut dapat mengurangi risiko kecelakaan dan menyelamatkan nyawa,” terang Novita.
Ia menambahkan, upaya membangun budaya keselamatan pelayaran memerlukan kolaborasi yang berkelanjutan antara pemerintah, DPR RI, dan masyarakat.
Dengan sinergi yang kuat, diharapkan kesadaran akan pentingnya keselamatan di laut semakin meningkat.
“Saya berharap kolaborasi antara DPR RI, Kementerian Perhubungan, dan masyarakat terus diperkuat agar budaya keselamatan pelayaran semakin tumbuh, sehingga para nelayan dapat bekerja dengan lebih aman, produktif, dan terus berkontribusi bagi ketahanan pangan serta pembangunan maritim Indonesia,” harapnya.
Melalui penyaluran bantuan tersebut, Novita berharap para nelayan tidak hanya memperoleh perlengkapan keselamatan, tetapi juga semakin memahami pentingnya mengutamakan keselamatan dalam setiap perjalanan melaut. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen bersama untuk menghadirkan perlindungan nyata bagi para nelayan sebagai ujung tombak perekonomian pesisir sekaligus penjaga ketahanan pangan nasional.

















