Jembatan Viral Karangtengah Segera Dibangun, Bupati Sukabumi Prioritaskan Keselamatan Warga

GarudaNKRI.Com

banner 468x60

GarudaNKRI.Com – Sukabumi, 1 April 2026 – Harapan warga Desa Karangtengah, Kecamatan Cibadak, untuk memiliki jembatan gantung yang layak segera terwujud. Kondisi jembatan “melintir” yang hanya ditopang dua bilah bambu dan sempat viral di media sosial mendapat perhatian serius dari Bupati Sukabumi, H. Asep Japar (Asjap).

Bupati menegaskan keselamatan warga, terutama anak-anak sekolah yang setiap hari melintasi jembatan tersebut, menjadi prioritas utama pemerintah daerah. “Keselamatan warga adalah hal utama. Saya sudah instruksikan dinas terkait untuk segera turun ke lapangan. Kita tidak ingin ada risiko sekecil apa pun, apalagi kondisi jembatannya sudah sangat memprihatinkan,” ujar Asjap.

banner 336x280

Ia memastikan proses pembangunan akan dikawal agar berjalan cepat tanpa mengabaikan kualitas konstruksi. “Pemerintah hadir untuk memberikan solusi. Saya minta administrasi dipercepat supaya pengerjaan fisik bisa segera dimulai. Harapan saya, dalam waktu singkat warga sudah bisa menikmati jembatan yang lebih aman dan layak,” tegasnya.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Sukabumi, Sendi Apriadi, menambahkan bahwa penanganan jembatan sebenarnya sudah direncanakan sejak awal tahun. Survei bersama pemerintah desa telah dilakukan sejak Januari, sebelum kasus ini viral. “Begitu viral, langsung ada respon dari Pak Bupati untuk percepatan intervensi,” jelasnya.

Sendi juga mengungkapkan adanya koordinasi intensif dengan pemerintah desa terkait lokasi jembatan baru. “Ada opsi pemindahan lokasi, dan saat ini sedang dirapatkan di tingkat desa apakah akan dialihkan atau tetap di tempat semula,” katanya.

Kabar baiknya, warga tidak perlu menunggu lama. Pemerintah menargetkan pengerjaan jembatan dimulai dalam bulan ini. “Minggu depan Insya Allah sudah ada action,” pungkas Sendi.

banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *