Dinas PU Sukabumi usung semangat Mubarokah, Maju, Unggul, Berbudaya Penuh Berkah, Target kemantapan Jalan

banner 468x60

SUKABUMI,  – Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sukabumi bawa semangat Sukabumi Mubarokah untuk kejar infrastruktur jalan yang maju, unggul, berbudaya dan berkah. Dinas PU hadapi pekerjaan besar perbaiki jaringan jalan daerah sepanjang 400 kilometer dengan kebutuhan anggaran Rp1,6 triliun. Kepala Dinas PU Uus Pirdaus sampaikan hal tersebut di Sukabumi hari Jumat 11 September 2026 pukul 10.00 WIB.

Semangat Sukabumi Mubarokah jadi landasan untuk wujudkan jalan yang maju, unggul, berbudaya dan berkah. Jalan mantap dukung ekonomi warga, jaga budaya lokal, dan beri keberkahan bagi semua. Oleh karena itu Dinas PU susun strategi bertahap untuk capai target kemantapan jalan 70 persen pada 2028.

banner 336x280

Semangat Sukabumi Mubarokah Dorong Rekonstruksi 400 Kilometer Jalan

Dinas PU Kabupaten Sukabumi identifikasi 400 kilometer ruas jalan butuh rekonstruksi total. Tim teknis hitung kebutuhan biaya sekitar Rp4 miliar per kilometer. Dengan hitungan tersebut total kebutuhan anggaran tembus Rp1,6 triliun. Angka besar ini jadi tantangan untuk wujudkan Sukabumi Mubarokah yang maju, unggul, berbudaya dan berkah.

Visi Sukabumi Mubarokah tekankan pembangunan infrastruktur yang maju secara fisik, unggul secara kualitas, berbudaya karena jaga kearifan lokal, dan berkah karena manfaatnya kembali ke masyarakat. Jalan bagus permudah akses warga ke sekolah, pasar, dan tempat ibadah.

“Karena kita sebetulnya 400 kilometer harus rekonstruksi. Kalau kali Rp4 miliar per kilometer saja sudah Rp1,6 triliun,” ujar Uus, Jumat 11 September 2026.

Dengan pernyataan tersebut, Uus tunjukkan bahwa kebutuhan infrastruktur sangat besar. Selanjutnya Dinas PU butuh dukungan semua pihak. Sementara itu semangat Mubarokah dorong kerja kolaboratif.

Fiskal Terbatas PU Perkuat Kolaborasi Wujudkan Jalan Berkah

Uus Pirdaus akui fiskal daerah terbatas untuk tangani 400 kilometer sekaligus. Dinas PU tidak bisa hanya andalkan APBD Kabupaten Sukabumi. Oleh karena itu Dinas PU buka komunikasi aktif dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan pemerintah pusat.

Kolaborasi ini sejalan dengan semangat Sukabumi Mubarokah yang berbudaya dan berkah. Budaya gotong royong jadi modal untuk cari solusi pembiayaan. Jalan yang berkah lahir dari kebersamaan membangun.

“Fiskal kita terbatas, maka bertahap. Makanya kita komunikasi dengan Pemerintah Provinsi, komunikasi dengan Pemerintah Pusat,” katanya.

Hasil komunikasi mulai terlihat. Pemerintah pusat bantu penanganan dua ruas jalan melalui program Instruksi Presiden Jalan Daerah atau Inpres Jalan Daerah. Selain itu pemerintah pusat juga bantu penanganan lima paket daerah irigasi.

Dengan dukungan tersebut, Dinas PU bisa wujudkan jalan yang maju dan unggul. Jalan Inpres bantu konektivitas antar kecamatan. Oleh karena itu masyarakat bisa rasakan manfaat pembangunan yang lebih merata.

Target Jalan Mantap 70 Persen Tahun 2028 Untuk Sukabumi Maju Unggul

Meski keterbatasan anggaran, kemantapan jalan di Kabupaten Sukabumi terus alami peningkatan. Data tahun lalu catat kemantapan jalan di angka 62,41 persen. Tahun 2026 ini Dinas PU tingkatkan capaian sekitar 3,5 persen.

Capaian ini jadi bukti komitmen menuju Sukabumi Mubarokah yang maju dan unggul. Jalan mantap tunjukkan kemajuan pembangunan. Jalan unggul tunjukkan kualitas pekerjaan yang baik.

Selanjutnya Dinas PU targetkan kemantapan jalan capai 70 persen pada tahun 2028. Tim susun prioritas ruas jalan yang dukung kawasan pertanian, pariwisata, dan pesantren. Dengan jalan mantap, ekonomi warga tumbuh dan budaya lokal tetap terjaga.

Selain itu jalan mantap juga beri keberkahan bagi anak sekolah dan petani. Distribusi hasil bumi jadi lancar. Oleh karena itu target 70 persen bukan sekadar angka, tapi wujud nyata Sukabumi Mubarokah.

Pemeliharaan Rutin Jaga Kualitas Jalan Berbudaya Dan Berkah

Dinas PU tegaskan pembangunan tidak berhenti setelah rekonstruksi selesai. Dinas PU harus pastikan jalan yang sudah perbaiki tetap terjaga melalui pemeliharaan rutin dan berkala. Pemeliharaan rutin jadi kunci agar jalan tetap maju, unggul, dan berkah dalam jangka panjang.

Prinsip berbudaya juga masuk dalam pemeliharaan. Dinas PU libatkan masyarakat jaga jalan di lingkungan masing-masing. Budaya jaga jalan jadi bagian dari Sukabumi Mubarokah.

Uus jelaskan pentingnya anggaran pemeliharaan lanjutan. Ia sampaikan kalau tahun ini bangun jalan, tahun depan butuh anggaran rutin untuk jaga kualitas. Kemudian tahun berikutnya masuk tahap berkala.

“Kalau jalan itu tahun ini dibangun, tahun depan itu harus dianggarkan untuk pemeliharaan rutin supaya menjaga kualitas. Kemudian tahun berikutnya ada berkala. Kalau tidak, turun kualitasnya,” jelasnya.

Dengan pola bertahap tersebut, Dinas PU pastikan investasi Rp1,6 triliun tidak sia-sia. Jalan yang terawat beri keberkahan lama bagi warga. Oleh karena itu semangat Sukabumi Mubarokah yang maju, unggul, berbudaya dan berkah harus hadir di setiap tahap pembangunan jalan.

banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *